Senin, 25 April 2016

Tugas 2.2 Etika, Konten, dan Metadata dalam Web Science

Etika dalam membuat web science
  1. Jangan menyindir, menghina, melecehkan, atau menyerang pribadi seseorang/pihak lain.
  2. Jangan sombong, angkuh, sok tahu, sok hebat, merasa paling benar, egois, berkata kasar, kotor, dan hal-hal buruk lainnya yang tidak bisa diterima orang.
  3. Menulis sesuai dengan aturan penulisan baku. Artinya jangan menulis dengan huruf kapital semua (karena akan dianggap sebagai ekspresi marah), atau penuh dengan singkatan-singkatan tidak biasa dimana orang lain mungkin tidak mengerti maksudnya (bisa menimbulkan salah pengertian).
  4. Jangan mengekspose hal-hal yang bersifat pribadi, keluarga, dan sejenisnya yang bisa membuka peluang orang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu.
  5. Perlakukan pesan pribadi yang diterima dengan tanggapan yang bersifat pribadi juga, jangan ekspose di forum.
  6. Jangan turut menyebarkan suatu berita/informasi yang sekiranya tidak logis dan belum pasti kebenarannya, karena bisa jadi berita/informasi itu adalah berita bohong (hoax). Selain akan mempermalukan diri sendiri orang lainpun bisa tertipu dengan berita/info itu bila ternyata hanya sebuah hoax.
  7. Andai mau menyampaikan saran/kritik, lakukan dengan personal message, jangan lakukan di depan forum karena hal tersebut bisa membuat tersinggung atau rendah diri orang yang dikritik.
  8. Selalu memperhatikan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Artinya jangan terlibat dalam aktivitas pencurian/penyebaran data dan informasi yang memiliki hak cipta.
  9. Jika mengutip suatu tulisan, gambar, atau apapun yang bisa/diijinkan untuk dipublikasikan ulang, selalu tuliskan sumber aslinya.
  10. Jangan pernah memberikan nomor telepon, alamat email, atau informasi yang bersifat pribadi lainnya milik teman kepada pihak lain tanpa persetujuan teman itu sendiri.
Konten yang harus diutamakan dalam membuat web science:
  1. Membuat sebuah topik yang menarik para readers dan sesuai antara judul web site dengan isi dari website tersebut.
  2. Artikel atau jurnal yang berasa di website harus konsisten (bersifat fakta) dan sesuai dengan kehidupan sekitar.
  3. Topik yang dibahas dalam website, usahakan menggunakan gaya bahasa sendiri sehingga menarik para pembaca untuk terus membaca tulisan kita.
  4. Disediakan contact page atau halaman yang digunakan untuk sarana bertanya oleh pengguna ke pembuat atau admin dari web tersebut
  5. Membuat konten agar jurnal yang telah kita buat, dapat dikonversikan kedalam bentuk pdf atau word, sehingga para pembaca dapat menyimpan dan membaca jurnal kita berulang-ulang tanpa harus mengunjungi website.
  6. Membuat sebuah konten dimana jurnal yang telah kita buat, dapat di share ke media sosial manapun. 
  7. Membuat tampilan web site semenarik mungkin dan mudah dibaca.
Metadata pada Web Science
Metadata merupakan informasi yang mendeskripsikan tentang suatu himpunan data. Metadata yang dberikan pada suatu himpunan data sifatnya tidak akan mengubah isi atau inti dari data tersebut. Metadata akan memberikan suatu informasi “tambahan” yang dapat memberikan peran lebih terhadap himpunan data. 

Dengan adanya metadata dapat memberikan beberapa kesempatan keuntungan yang akan diperoleh secara langsung maupun tidak,antara lain: meningkatkan aksesibilitas, memelihara konteks  informasi, memperluas pemakaian sesumber informasi, dapat membantu siapapun untuk belajar berdasar metadata, dapat membantu dokumentasi pengembangan sistem, memfasilitasi pencarian, mendukung multi versi objek informasi, mendukung masalah legalitas, serta untuk bertahan dari perubahan lingkungan sistem.

Melihat manfaat dari metadata tersebut, penerapannya dalam memperlengkapi sumber informasi yang tersebar di Internet, seperti halaman web, tentunya akan memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk dapat mengelola dan mengakses metada-metadata yang “menempel” pada halaman web dengan mudah. Sebenarnya metadata yang melekat pada sumber Informasi di web bagaikan sebuah record data yang menyusun suatu database terdistribusi.

Sekarang bagaimana dengan metadata yang dapat digunakan pada Web? Oleh karena sebagian besar sesumber informasi di Web menggunakan format HTML, maka sebagian besar metadata untuk sebuah halaman Web akan tersimpan pada bagian <header></header>. Pada bagian <header> tersebut, HTML sudah menyediakan sebuah elemen yang bernama <meta> dengan pilihan meta default, antara lain: charset, content, http-equiv, name, atau scheme. Nilai yang dapat secara bebas diberikan, tanpa constraint nilai tertentu, adalah name. Dengan namekita dapat memasukkan “keywords”, “description”, “author”.  Namun ketersediaan meta tersebut sangatlah tidak mencukupi untuk memberikan sesuatu informasi lain yang memperkaya content. Pada HTML5, kita juga dapat mendefinisikan elemen-elemen baru sesuai dengan kebutuhan. Dan fasilitas ini tentunya dapat digunakan untuk mendefinisikan metadata. Namun agar dapat dikenal oleh banyak orang atau mesin, maka metadata harusnya bersifat terbuka dan diakui oleh banyak komunitas. Ini adalah salah satu prinsip dalam Semantic Web.
Untuk itulah kemudian muncul format metadata lain yang dapat ditempelkan pada dokumen Web. Salah satunya yang termasuk format metadata untuk web pertama adalah Dublin Core Metadata Standard [9]. Terkait dengan pengembangan dan pemeliharaan DC Metadata ini, terbentuklah sebuah organisasi yang bernama Dublic Core Metadata Innitiative – DCMI [10]. Organisasi ini juga mengumpulkan beberapa tool yang dapat digunakan oleh siapa saja untuk mendapatkan format Dublin Core [11]. Ada juga yang tidak tersebutkan pada daftar, namun menyediakan tool yang serupa, salah satunya adalah Dublin Core Generator. Metadata DC ini tidak hanya dapat dipasangkan ke dokumen HTML, namun juga format dokumen lain yang menerima suatu variabel string. Contoh Dublin Core Metadata dalam format XHTML:
<meta name="DC.Title" content="Perihal" />
<meta name="DC.Creator" content="Budi Susanto" />
<meta name="DC.Publisher" content="Wordpress" />
<meta name="DC.Type" content="Blog" />
<meta name="DC.Format" content="HTML" />
<meta name="DC.Language" content="Indonesia" />
<meta name="DC.Rights" content="Common Creative" />

Sumber-sumber :
http://heikia.blogspot.co.id/2013/04/mengenal-web-science-dan-etika-dalam.html
https://bukainfo.com/cara-membuat-konten-berkualitas-untuk-membangun-seo/
https://budsus.wordpress.com/2013/04/05/metadata-pada-situs-web/

Tugas 2.1 Analisis Website dengan Latar Belakang Web Science (Pengantar Web Science)

Pada minggu ke2 ini, saya ditugaskan untuk mencari serta menganalisis salah satu website dengan latar belakang web science termasuk kelebihan dan kekurangan dari website itu sendiri. Salah satu website yang akan saya analisis adalah website "PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA" 

e-resources.perpusnas.go.id







Sesuai dengan judul dari websitenya, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan salah satu perpustakaan terbesar di Indonesia. Maksud dari terbesar ini, dikarenakan perpustakaan ini dapat diakses dimanapun dan kapanpun secara online. Untuk memenuhi kebutuhan pemustaka, perpustakaan ini menyediakan berbagai bahan perpustakaan digital online (e-Resources) seperti jurnal , ebook, dan karya-karya referensi online lainnya.

Kelebihan dari website ini adalah :
  • Dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
  • Tersedia berbagai bahan perpustakaan seperti jurnal, e-book, dan karya-karya referensi online lainnya.
  • Terdapat sumber-sumber bahan perpustakaan yang terpecaya. 
Kekurangan dari website ini adalah :
  • Harus daftar sebagai anggota dahulu untuk mengakses isi dari website. Sehingga tidak sembarang pengguna yang dapat menggunakan bahan perpustakaan dari website ini.

Minggu, 20 Maret 2016

Arsitektur dan Security pada Web Science (Tugas 1 Pengantar Web Science)

Arsitektur Web Khususnya Web Science 

Arsitektur Website adalah suatu metode pendekatan perencanaan dan dalam merancang situs web yang melibatkan teknis, estetika, dan fungsionalitas. Misalnya dalam arsitektur, pengguna dan kebutuhannya serta persyaratan merupakan prioritas utama untuk menciptakan sebuah situs web. Web Arsitektur mempunyai criteria yang kompleks oleh karena itu memerlukan pertimbangan khusus dalam content web, koordinasi, dan rencana bisnis, web desain, kegunaan fungsionalitas, struktur informasi serta interaktivitas estetika. Selain itu, web arsitektur mempunyai potensi yag digunakan sebagai disiplin intelektual untuk mengatur konten web.

Sedangkan untuk pengembangan tahap perencanaan, manajemen, konten web, dan desain datang dalam berbagai metode desain web seperti desain tradisional, aspek konsistensi, keteguhan dan kesenangan. Oleh karena itu, dalam setiap konten yang akan dipublikasikan tersebut dapat memandu arsitektur situs web, seperti yang diterapkan secara fisik dalam web arsitektur dan prinsip – prinsip desain lainnya. Dalam menyelidiki estetika dan teori kritis serta kecenderungan ini, web arsitektur dapat mempercepat dengan cara pengenalan web semantic dan web 2.0. Kedua ide ini menekankan aspek visual dan struktural dari konten dalam suatu situs web.

“Website arsitektur” memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. ”Web desain”, dengan cara kontras, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian-grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dan desain grafis dan pencetakan. Tetapi hubungan antara editorial dan kegiatan produksi adalah lebih dekat untuk publikasi web daripada untuk penerbitan cetak. Tiga standar utama untuk penerapan web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data berbasis XML. Tiga standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI. Berikut bakal tak jelaskan secara singkat mengenai standar tersebut. 

SOAP ( Simple Object Access Protocol ) mendukung proses pengkodean data (biasanya XML) dan transfernya melalui HTTP (Hyper Text Transfer Language). Dalam konteks web services, SOAP adalah suatu bahasa versi bebas dari protokol RPC (Remote Procedure Caoll) yang berguna untuk proses transaksi melalui HTTP standar. SOAP membuat klien web service dapat memilih beberapa parameter mengenai permintaannya dan memberikannya kpd si penyedia. Ketika penyedia menganggapi permintaan tersebut, maka terjadilah web services.WSDL ( Web Services Description Language ) Merupakan bahasa berbasis XML yang menjelaskan fungsi-fungsi dalam web services. WSDL menyediakan cara untuk memanfaatkan kapabilitas web services. WSDL memberi tahu mesin lain bagaimana memformat/ menterjemahkan permintaan yang diterima berikut respon mereka agar proses web service bisa berjalan. Singkatnya, WSDL adalah bahasa yang memungkinkan berbagai dokumen yang dibuat dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi.

UDDI (Universal Description Discovery and Integration ) adalah semacam direktori global untuk mengelola web services. Fungsinya mirip dengan Yellow Pages untuk versi web services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan apa yang ditawarkan perusahaan berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya. Inforamsi tersebut ditulis dalam bentuk file-file WSDL.

Hal lain yang harus Anda ingat adalah setiap halaman website hendaknya tidak lebih dari 2 (dua) level kedalaman atau 2 (dua) kali klik dari halaman depan (home). Bila tidak, spider tidak akan membuat indeks semua halaman website. Halaman depan (home page) website harus memiliki tautan ke halaman-halaman utama, baik melalui isi halaman depan maupun melalui menu website. Masing-masing halaman utama juga harus memiliki tautan ke subhalaman. Satu halaman utama bisa terhubung ke lebih dari satu subhalaman. Sebaliknya setiap subhalaman juga harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman utama dan setiap halaman utama harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman depan. Spider atau web crawler hanya bisa mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman yang lain dan dari satu website ke website yang lain. Oleh karena itu semakin banyak tautan dari website lain yang mengarah ke website Anda maka website Anda akan semakin dikenal oleh mesin pencari.

Selanjutnya, setiap halaman baik itu halaman depan, halaman utama dan subhalaman harus menggunakan kata kunci yang telah Anda pilih. Halaman depan dan halaman-halaman utama harus menggunakan kata-kata kunci yang paling banyak dicari.

Struktur 3 (tiga) lapisan ini menghasilkan sebuah website yang mudah ditelusuri bagi pengunjung dan spider. Selain mengikuti tautan-tautan untuk menemukan website, Anda juga bisa memberikan alamat website Anda kepada spider. Misalnya melalui Googlebot, spidernya Google. Cukup ketikkan alamat website Anda, kemudian spider atau web crawler akan menelusuri semua halaman website dan membuat indeksnya. Sekarang, mari kita bahas halaman-halaman yang ada pada sebuah website.

1. Halaman Depan (Home Page)
Pada umumnya, halaman depan merupakan halaman pertama yang dilihat oleh pengunjung dan juga merupakan halaman yang paling penting dalam mendapatkan urutan pencarian yang tinggi dari mesin pencari, karena mesin pencari memberikan lebih banyak bobot kepada halaman depan darimana halaman lainnya. Halaman depan harus memberikan informasi yang jelas dan singkat kepada pengunjung mengenai apa website Anda, produk dan/atau jasa apa yang tersedia.

2. Halaman Produk/Jasa
Bagian utama dari website berisi penawaran produk dan/atau jasa. Apapun kategori website Anda, yang penting Anda harus menggambarkan secara singkat dan tepat apa yang Anda tawarkan, bantu pengunjung untuk menentukan pilihan dan melakukan transaksi dengan cara yang semudah mungkin. Apabila jumlah produk/jasa yang ditawarkan banyak, maka halaman utama produk/jasa bisa berisi ringkasan dari keseluruhan produk/jasa kemudian Anda buat lagi beberapa subhalaman yang berisi detil dari masing-masing produk/jasa.

3. Halaman Informasi
o Profil: berisi sejarah mengenai bisnis atau perusahaan, visi dan misi, siapa saja pengurus inti website atau perusahaan, dan hal-hal penting lainnya mengenai bisnis atau perusahaan.
o FAQ (Frequently Asked Question): berisi pertanyaan-pertayaan umum mengenai produk, jasa, maupun perusahaan.
o Testimoni: berisi kesaksian pelanggan mengenai penggunaan produk dan/atau jasa yang ditawarkan. Halaman ini digunakan untuk membangun reputasi.
o Surat kabar elektronik: berisi berita-berita mengenai produk dan/atau jasa baru, tips-tips, promo-promo yang diadakan, serta pengumuman-pengumuman lain yang mau disampaikan kepada pelanggan.

4. Halaman Keanggotaan
Halaman keanggotaan merupakan bagian yang penting sekali untuk pengembangan website di masa mendatang. Dengan mengetahui siapa saja pengunjung dan perkembangan jumlah pengunjung aktif Anda bisa menganalisa hal-hal yang perlu diperbaiki, memenuhi kebutuhan-kebutuhan pengunjung dengan lebih tepat, sehingga pada akhirnya website Anda bisa terus berkembang. Ada beberapa hal yang sangat penting apabila Anda hendak meminta data pribadi pengunjung website yaitu Anda harus bisa menjaga kerahasiaan data tersebut dan privasi pengunjung, mereka juga harus bisa menghentikan keanggotaannya kapan saja.

5. Halaman Kontak
Halaman kontak berisi cara-cara untuk menghubungi pengurus website, bisa melalui email, telepon, fax, chatting, surat, ataupun dengan cara mengisi formulir pertanyaan atau komentar secara online. Hal ini akan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung karena mereka bisa berhubungan dengan pemilik website, mengetahui alamat kantornya, berbicara dengan pengurus website baik untuk bertanya atau untuk menyampaikan keluhan.  

Bagian dari Arsitektur Website :

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang. Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.

WWW (World Wide Web)
WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. Melalui web, dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. WWW merupakan kumpulan dokumen-dokumen yang sangat banyak yang berada pada komputer server (web server), di mana server-server ini tersebar di lima benua termasuk Indonesia, dan terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia. Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan hyperteks link. Dengan mengklik hyperlink, maka bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

URL( Universal Resource Locator ) 
URL merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file, direktori, computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie . secara umum dapat digambarkan penulisan url : metode://nama_file[:nomor_port]. Jenis metode yang digunakan pada url adalah file,http,news,gopher,telnet.

XML (Extensible Markup Language) 
XML merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML. Teknologi XML dikembangkan mulai tahun 1966 dan mendapatkan pengakuan dari Worl Wide Web Consortium (W3C) pada bulan Februari 1998. Sedangkan SGML sendiri telah dikembangkan pada awal tahun 1980-an. Pada saat HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan bahasa markup yang tidak kalah hebatnya dengan SGML. XML merupakan sintaks yang digunakan untuk menjelaskan bahasa markup lain (Dournaee,2002), sehingga dinamakan meta-language. Meskipun demikian pendapat yang XML bukan merupakan bahasa markup, didasarkan bahwa XML merupakan bahasa markup terpisah untuk tujuan terpisah. Selain itu XML bukanlah solusi semua hal untuk tujuan semua user.

JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman HTML diantara tag atau dibuat pada file terpisah ( eksternal ) dan lalu di link menggunakan pada bagian, seperti CSS. Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). 

AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) 
Pada intinya AJAX itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload. Dengan menghindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara realtime, drag ‘n drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa. Dengan AJAX, suatu aplikasi web dapat mengambil data kemudian diolah di client melalui request asynchronous HTTP yang diinisiasi oleh Javascript, sehingga dapat mengupdate bagian-bagian tertentu dari web tanpa harus memanggil keseluruhan halaman web. 

Security pada Web Science 

WS-Security atau juga dikenal sebagai Web Service Security Core Language (WSS-Core) merupakan spesifikasi keamanan Web Service yang mendefinisikan mekanisme pengamanan pada level pesan SOAP untuk menjamin message integrity & confidentiality.
Secara umum standard WS-Security (versi orisinal) mendefinisikan suatu spesifikasi mengenai bagaimana mengamankan pesan SOAP secara end-to-end, dengan cara menyertakan (attach) digital signature, enkripsi dan security token pada bagian Header dari pesan SOAP. Spesifikasi WSS-Core versi terbaru menyediakan 3 mekanisme untuk memproteksi pesan dari ancaman terhadap upaya gangguan keamanan pesan SOAP, yaitu 

  1. Kemampuan untuk mengirim security token sebagai bagian dari pesan SOAP
  2. Message integrity 
  3. Message confidentiality. 

Namun demikian, mekanisme tersebut tidak memberikan solusi keamanan yang lengkap untuk Web Service. Spesifikasi ini merupakan building block yang digunakan untuk mengakomoda- sikan berbagai variasi model keamanan dan teknologi kemanan.

Dengan kata lain, WS-Security tidak menspesifikasikan suatu mekanisme keamanan baru, tetapi menyediakan fleksibilitas untuk menggunaan teknologi keamanan yang sudah ada (X.509, Karberos, XML Encryption), sehingga dapat mengakomodasi berbagai pendekatan keamanan secara umum. Hal baru yang ditambahkan oleh WS-Security adalah suatu spesifikasi untuk menerapkan mekanisme keamanan yang sudah ada (existing) tersebut kedalam pesan SOAP.

Sumber-sumber :

Web Science (Tugas 1 Pengantar Web Science)

Sejarah Web Science :

Web Science didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Tujuan utamanya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali dirilis, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang penting.

Aktifitas WSRI fokus pada hal-hal dibawah ini:
  1. Artikulasi agenda penelitian untuk komunitas scientific, 
  2. Mengkoordinasi pengembangan materi pembelajaran Web Science 
  3. Mengikat pemikiran tentang kepeminpinan pada sektor yang berkembang ini.
Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan amal-the Web Science Trust (WST). WST berkerja sama dengan World Wide Web. Targetnya adalah untuk mendorong partisipan luas dalam pengembangan Web Science. Untuk meningkatkan pengembangan web, The Trust dan The Foundation mempunyai kesamaan komitmen untuk melanjutkan disiplin dari Web Science dan akan bekerja bersama pada beberapa proyek yang memperbaiki pengertian tentang Web Science dan mempromosikan dampak positif Web Science pada masyarakat luas.

Definisi Web Science

Web Science terdiri atas kata “Web” dan kata “Science”, Web atau Website merupakan suatu halaman informasi (berupa data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya) yang dapat diakses di mana saja selama web tersebut terhubung atau terkoneksi dengan jaringan internet (hyperlink). Web merupakan alat komunikasi online yang menggunakan media internet dalam pendistribusian atau penyebarannya.

Science atau sains adalah aktivitas pemecahan masalah yang dilakukan oleh manusia yang dimotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan untuk memahami suatu hal atau kejadian tersebut.

Sedangkan yang dimaksud dengan Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.

Metodologi Web Science tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Web Science 

Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.

Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.

Seiring dengan kemajuan zaman, perkembangan teknologi informasi sudah sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat diberbagai bidang di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan dengan adanya perkembangan teknologi, manusia semakin haus akan informasi sehingga akan selalu berusaha mengakses informasi sebnyak-banyaknya agar tidak tertinggal oleh arus perkembangan zaman. Pemanfaatan web science pada bidang pendidikan khususnya di Indonesia kini telah ditumbuh kembangkan. 

Berbagai macam manfaat banyak didapatkan oleh perkembangan web science di Indonesia terutama di dunia pendidikan. Adapun manfaat tersebut ialah sebagai berikut :
  • Akses ke sumber informasi.
  • Library
  • Online Journal
  • Online Course
  • Website
  • Akses ke para ahli (pakar)
  • Media kerjasama
  • Artikel Semantik Web



Sumber-sumber :

Rabu, 20 Januari 2016

Microsoft Search Engine (Tugas Peng. Tek, Internet & New Media)

     Untuk memenuhi tugas pengetahuan teknologi internet dan new media kali ini saya di tugaskan untuk mencari dosen Universitas Gunadarma yang terdaftar di salah satu website yang menyediakan mesin pencari gratis untuk makalah akademik dan sastra, untuk tujuan penelitian algoritma di objek-tingkat pencarian vertikal, data mining , entitas linking , dan visualisasi data. Dan kali ini saya akan melakukan pencarian menggunakan Microsoft Academic Search. 

     Microsoft Academic Search adalah mesin pencari akademik gratis yang motori oleh Microsoft Research. Meliputi lebih dari 38juta file yang dipublikasikan dan 19juta penulis dalam beragam domain(judul) dengan menambahkan update setiap minggunya.

     Berikut ini adalah beberapa nama dosen Teknik Informatika Gunadarma yang terdaftar dalam Microsoft Academic Search.



     Disini saya akan membahas penelitian yang dilakukan oleh Pak Bambang Hermanto. 


     Sesuai dengan website Microsoft Search Engine, Bapak Bambang Hermanto sudah memiliki publikasi penelitian sebanyak 8 karya penelitian dari tahun 2007 - 2010, dalam bidang Scientific Computing, Artifical Intelligence, dan Computer Vision. 

     Berikut ini adalah judul penelitian yang telah dipublikasikan:

  1. openPC : a toolkit for public cluster with full ownership
  2. GRID Architecture through a Public Cluster
  3. Microcontroller-based System for Modular Networked Robot
  4. An integrated software-based solution for modular and self-independent networked robot
  5. Open and Free Cluster for Public 
  6. Public Cluster : parallel machine with multi-block approach 
  7. Real-time control and monitoring system for LIPI's Public Cluster 
  8. Control and Monitoring System for Modular Wireless Robot 

Sabtu, 21 November 2015

Peringkat Universitas Gunadarma Menurut 4ICU (Tugas Peng. Tek. Internet & New Media)

4ICU



4ICU adalah suatu search engine dan direktori yang melakukan penilaian berdasarkan kepopuleran situs  yang dimiliki oleh 11.000 perguruan tinggi di seluruh dunia yang telah terakreditasi dan tersebar dalam 200 negara.

Dalam hal ini, yang dimaksud sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi adalah sebagai berikut:
  • Telah resmi diakui, memiliki ijin atau telah diakreditasi oleh badan-badan nasional atau regional seperti kementerian pendidikan atau organisasi pendidikan tinggi yang berwenang.
  • Berhak memberikan gelar sarjana atau pascasarjana dalam empat tahun.
  • Melakukan kegiatan pembelajaran secara umum dengan bertatap muka, program dan kursus.
Metodologi Penilaian
Dalam melakukan penilaian, ada kebijakan khusus yang dikemukakan oleh 4ICU. Mengingat yang dinilai oleh 4ICU adalah kepopuleran alamat situs resmi milik perguruan tinggi, maka 4ICU tidak memberitahukan cara penilaian yang dilakukannya guna menghindari kecurangan yang dilakukanwebmaster perguruan tinggi dalam meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing.

Namun meskipun begitu, 4ICU memberitahukan parameter acuan yang mereka gunakan dalam menilai, yaitu sebagai berikut :
• Google Page Rank
• Alexa Traffic Rank
• Majestic SEO (Referring Domain, Citation Flow, Citation Trust)

Langkah penilaian :
  1. Pengumpulan data metric dilakukan dalam hari yang sama untuk menghindari perubahan data yang tidak tentu serta memaksimalkan perbandingan data
  2. Penggunaan filter untuk mengidentifikasi keberadaan data yang nilainya sangat jauh dari data lain yang ada (data outliers)
  3. Review data dari Alexa Traffic Rank, untuk menyeleksi perguruan tinggi yang masih menggunakan subdomain sebagai halaman utama yang resmi
  4. Data webmetric kemudian dinormalisasikan pada skala 0-100 dengan mempertimbangkan perhitungan logaritma alami dari Google Page Rank dan Alexa Traffic Rank, serta hasil normalisasi dari data Majestic SEO
  5. Nilai normalisasi dari ketiga data tersebut digabungkan dan kemudian dirata-rata untuk menghasilkan nilai akhir dan peringkat perguruan tinggi
Lalu bagaimanakah peringkat Universitas Gunadarma menurut 4ICU ini?

TAHUN 2011

Pada edisi kali ini UG merupakan PTS terbaik di Indonesia yang berada di peringkat 5 Nasional setelah 4 PTN lain. Hanya dua PTS yang mampu mengimbangi dominasi PTN pada peringkat sepuluh besar atau TOP TEN yaitu Universitas Gunadarma dan Universitas Bina Nusantara.  Dibandingkan edisi sebelumnya, Universitas Gunadarma mampu bertahan di posisi 5. Daftar peringkat Top Ten perguruan tinggi untuk Januari 2011 di Peringkat Nasional dan World Rank selangkapnya dapat dilihat sebagai berikut.
  1. Institut Teknologi Bandung (World Rank: 32)
  2. Universitas Indonesia (World Rank: 155)
  3. Universitas Gadjah Mada (World Rank: 621)
  4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (World Rank: 779)
  5. Universitas Gunadarma (World Rank: 1058)
  6. Universitas Sumatera Utara (World Rank: 2010)
  7. Universitas Diponegoro (World Rank: 2023)
  8. Universitas Bina Nusantara  (World Rank: 2070)
  9. Universitas Pendidikan Indonesia (World Rank: 2212)
  10. Universitas Sebelas Maret (World Rank: 2218)
TAHUN 2012

Pada bulan Januari 2012 ini 4ICU ( International Colleges and Universities ) kembali merilis daftar peringkat urutan universitas terbaik di seluruh dunia. Untuk di Indonesia sendiri banyak universitas – universitas yang mengalami perubahan peringkat. Penurunan peringkat tersebut bisa dibilang sangat signifikan bagi beberapa universitas yang sebelumnya masuk dalam 10 besar 4ICU.

Ada juga beberapa universitas lainnya yang juga mengalami penurunan peringkat seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Universitas Gunadarma, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Diponegoro ( Undip ) Semarang.

Berikut daftar lengkap 10 Universitas Terbaik Indonesia 2012 versi ( 4ICU ) :
  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Gadjah Mada
  4. Universitas Gunadarma
  5. Universitas Pendidikan Indonesia
  6. Universitas Diponegoro
  7. Universitas Sebelas Maret
  8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  9. Universitas Airlangga
  10. Institut Pertanian Bogor
TAHUN 2013

World Universities Web Ranking Edisi Januari 2013 sudah dipublikasikan pada tanggal 27 Januari 2013. Selamat Kepada Universitas Gunadarma yang menjadi PTS terbaik di Indonesia versi 4ICU Edisi Januari 2013.
Perguruan tinggi (PT) yang dinilai sebanyak 11160 PT dari 200 negara, termasuk 351 PT dari Indonesia atau meningkat  16 PT.  Seperti edisi sebelumnya, PTN masih mendominasi sepuluh besar nasional dengan menempatkan Universitas Gunadarma sebagai satu-satunya PTS di peringkat sepuluh besar. UGM kali ini menjadi peringkat pertama, menggeser ITB. ITS yang pada edisi sebelumnya berada di luar sepuluh besar, kini menempati peringkat sepuluh. 

Berikut top 10 di Indonesia dengan peringkat dunia-world Rank (WR):
  1. Universitas Gadjah Mada (WR: 401)
  2. Institut Teknologi Bandung (WR: 474)
  3. Universitas Indonesia (WR:571)
  4. Universitas Brawijaya (WR:1092)
  5. Universitas Gunadarma (WR:1098)
  6. Institut Pertanian Bogor (WR:1148)
  7. Universitas Diponegoro (WR:1174)
  8. Universitas Sebelas Maret (WR:1264)
  9. Universitas Pendidikan Indonesia (WR:1349)
  10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember(WR:1413)
TAHUN 2014

Diawal tahun 2014 ini, www.4ICU.org salah satu situs yang selalu meninjau peringkat Universitas di Dunia setiap tahunnya, 20 Januari yang lalu melalui akun twitternya, 4icu mengumumkan bahwa mereka telah melakukan update peringkat/rangking Universitas di dunia tahun 2014.

Sementara itu di tingkat Asia tercatat ada 3 Universitas yang mampu menembus peringkat 100 Universitas di wilayah ASIA, yaitu Institut Teknologi Bandung (Peringkat 27), Universitas Gadjah Mada (Peringkat 42) Universitas Indonesia (Peringkat 92)

Berikut Ini Peringkat Universitas di Indonesia tahun 2014 versi 4ICU (Januari 2014)
  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Universitas Indonesia
  4. Universitas Brawijaya
  5. Universitas Sebelas Maret
  6. Universitas Diponegoro
  7. Universitas Padjadjaran
  8. Universitas Gunadarma
  9. Institut Pertanian Bogor
  10. Universitas Airlangga
TAHUN 2015

Pada akhir bulan Januari 2015 4ICU kembali mengeluarkan list peringkat Universitas Dunia,  4ICU adalah sebuah direktori yang menilai kepopuleran sebuah Universitas dilihat dari sisi website resmi Universitasnya. Kenapa 4ICU menjadi patokan apakah universitas tersebut baik atau tidak karena secara logika jika website sebuah Universitas tersebut memiliki peringkat yang baik tentunya pasti terjadi sebuah interaksi Akademis baik itu dari dalam maupun luar pihak Civitas Akademik sebuah Universitas.

Berikut adalah List Perguruan Tinggi Di Indonesia yang masuk dalam top 10 Perguruan Tinggi Indonesia.
  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Universitas Indonesia
  4. Universitas Brawijaya
  5. Universitas Sebelas Maret
  6. Universitas Airlangga
  7. Universitas Pendidikan Indonesia
  8. Universitas Gunadarma
  9. Universitas Diponegoro
  10. Institut Pertanian Bogor
Sumber - Sumber :


Pengantar Komputasi Modern Tugas 2

I. PENGERTIAN DAN PENDAHULUAN CLOUD COMPUTING Cloud computing  (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer ...